Oleh : Julfikri
BYD Sealion 6 yang dipasarkan ke Jepang dengan teknologi hybrid unggulannya. (sumber: BYD)
SoundandMachine.com (Jepang) - Selama berkiprah di pasar Jepang, BYD memasarkan kendaraan listriknya saja, yaitu trio Atto 3, Dolphin, dan Seal sebagai produk pertama pada tahun 2023, dan Sealion 7 sebagai produk kedua pada tahun 2025.
Sementara di Jepang sendiri, kendaraan hybrid atau sejenisnya yang melibatkan mesin bensin dan motor listrik, mendominasi pasar dan itu terlihat dari lini model pabrikan lokalnya.
Baca Juga:
Cina Mendominasi, Segmen EV Indonesia Tumbuh Tercepat di Dunia
Namun mulai akhir tahun 2025, BYD mulai memasarkan kendaraan plug-in hybrid (PHEV) untuk pasar Jepang melalui agen pemegang mereknya yaitu BYD Auto Japan, yaitu BYD Sealion 6.
“Sealion 6 adalah kendaraan PHEV yang menampilkan teknologi super hibrida ‘DM-i’ milik BYD, memulai debutnya di pasar Jepang.” tulis BYD Auto Japan dalam keterangan resmi (1/12/2025).
Baca Juga:
Tunjukkan Komitmen untuk Pasar Jepang, BYD Akan Hadir di Tokyo Auto Salon 2026

(sumber: BYD)
Baca Juga:
Sambut Tahun 2026, BYD Indonesia Siapkan Ekosistem EV Lengkap dari Hulu ke Hilir
DM-i adalah sistem hybrid ‘bertenaga listrik’ yang terdiri dari mesin 1.500 cc dengan efisiensi termal tertinggi di dunia, baterai blade khusus DM-i untuk menghasilkan daya tinggi, dan sistem hybrid listrik (EHS) yang sangat efisien.
Sealion 6 sebagian besar digerakkan oleh motor listrik dengan rasa layaknya kendaraan listrik murni, sementara mesin bensin beroperasi saat dibutuhkan untuk mencapai penghematan bahan bakar yang sangat baik.
Sistem penggerak listrik tersebut secara optimal menggabungkan pembangkitan daya mesin dan penggerak selama perjalanan jarak jauh, sehingga menghilangkan kekhawatiran pelanggan tentang jangkauan dan mencapai kenyamanan serta efisiensi.
Apabila baterai terisi penuh, Sealion 6 memiliki daya jelajah sejauh 100 km untuk varian penggerak depan, sehingga untuk pemakaian dalam kota mesin bensin hampir tidak bekerja sama sekali.
Baterai Sealion 6 dapat diisi dengan pengisian daya standar hingga 6 kW dan pengisian daya cepat hingga 18 kW.
Selain itu, Sealion 6 juga sudah mendukung catu daya eksternal (V2L) dan catu daya rumah (V2H), sehingga bisa digunakan sebagai sumber daya dalam berbagai situasi, termasuk di luar ruangan dan dalam keadaan darurat.
“Ini adalah SUV hibrida yang mengutamakan tenaga listrik. Sambil mempertahankan ketenangan dan kehalusan kendaraan listrik, mobil ini juga ideal untuk perjalanan jarak jauh, dan dapat disesuaikan dengan berbagai gaya hidup pelanggan.” kata BYD Auto Japan.
Diluar teknologi hybrid, desain eksterior Sealion 6 menggabungkan estetika ‘Ocean BYD’ seperti model BYD yang lebih dulu beredar di Jepang, yaitu Sealion 7, Seal, dan Dolphin.
Bagian depan melengkung dan berorientasi horizontal menggabungkan desain Ocean X Face yang tajam dan mengesankan, sehingga menciptakan kesan dinamis.
Garis-garis yang membentang di seluruh sisi kendaraan menciptakan proporsi mengalir, mengingatkan pada gelombang menyebar di permukaan air yang tenang.
Lampu belakang dengan satu karakter di bagian belakang menekankan efek tiga dimensi dengan efek pencahayaan, secara visual menyampaikan identitas SUV canggih kendaraan ini.

(sumber: BYD)
Interior juga mengangkat tema ‘Ocean’, dengan menampilkan tema hitam pekat, dipertegas dengan aksen cokelat dan pencahayaan ambient, untuk menciptakan desain modern.
Sealion 6 tersedia dua varian penggerak yaitu penggerak depan dengan mesin bensin 1.500 cc naturally aspirated bertenaga 72 kW dan torsi 122 Nm, dan penggerak all-wheel drive bertenaga 96 kW dan torsi 220 Nm.
Sementara untuk motor listrik, varian penggerak depan bertenaga 145 kW dan torsi 300 Nm, dan all-wheel drive bertenaga 270 kW dan torsi 550 Nm.
Untuk harga, varian penggerak depan dibanderol 3.982.000 Yen atau sekitar Rp. 423,9 juta, sementara varian all-wheel drive dibanderol 4.488.000 Yen atau sekitar Rp. 477,8 juta.
Bagi Sobat Sound yang berada di Jepang, kalau mau melihat unit ini lebih dekat, Sealion 6 akan hadir di Tokyo Auto Salon 2026. (Joule)