Oleh : Julfikri
iCAR V23 hadir di Indonesia dengan teknologi khusus yang menjadi pondasi. (sumber: iCAR)
SoundandMachine.com (Jakarta) - Brand otomotif asal Tiongkok terus bertambah di Indonesia, dan yang terbaru ini adalah iCAR.
iCAR hadir mulai dari kendaraan off-road iCAR V23 yang tampil perdana di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, dengan platform i-SWIFT, sebagai pondasi untuk berbagai kebutuhan mobilitas.
Baca Juga:
Debut Perdana di IIMS 2026, iCar Dapat Respon Positif Catat 300 SPK Lebih
“iCAR V23 merupakan representasi nyata dari kekuatan platform i-SWIFT yang kami kembangkan. Melalui platform ini, kami menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya fleksibel dan berperforma, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih premium, stabil, dan percaya diri di berbagai kondisi.” buka Mark Yang, Country Director iCAR Indonesia dalam keterangan resmi (10/4/2026).

Baca Juga:
Merek Mobil dari Chery Group, iCar Debut Perdana di IIMS 2026. Seberapa Menarik?
(sumber: iCAR)
i-SWIFT merupakan platform modular yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik dan kendaraan energi terbarukan di era baru mobilitas, dengan mengintegrasikan powertrain, chassis, dan sistem pintar dalam satu arsitektur yang solid.
Baca Juga:
Sudah Tes Jalan, Peluncuran Mobil Off-Road Listrik Chery iCar 03 Tinggal Menunggu Waktu
Pada iCAR V23, platform i-SWIFT diwujudkan melalui sistem chassis yang menggabungkan suspensi depan double-wishbone atau MacPherson setup dengan suspensi belakang five-link independent.
Konfigurasi ini menghasilkan keseimbangan optimal antara kenyamanan dan kontrol, baik untuk penggunaan harian di perkotaan maupun saat menghadapi medan yang lebih menantang.
Performa kendaraan semakin diperkuat dengan sistem i-AWD (intelligent All-Wheel Drive) yang mengandalkan kontrol elektronik dan distribusi torsi dinamis ke setiap roda.

Sistem ini secara otomatis menyesuaikan penyaluran tenaga berdasarkan kondisi jalan dan tingkat traksi, menjaga stabilitas dan kontrol secara optimal di berbagai situasi.
Berbeda dengan sistem penggerak konvensional, i-AWD mampu beralih secara mulus antara penggerak dua roda dan empat roda, mengoptimalkan efisiensi tanpa mengorbankan performa.
Dalam kondisi perkotaan, sistem ini mengatur distribusi tenaga untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang halus dan senyap. Sementara itu, saat menghadapi medan off-road, i-AWD secara instan beradaptasi dengan logika khusus sesuai kondisi permukaan, memastikan tenaga disalurkan secara presisi ke roda yang membutuhkan.
Untuk memberikan fleksibilitas maksimal, iCAR V23 dilengkapi dengan lebih dari enam mode berkendara, seperti ECO, Comfort, Sport, Slippery, Off-Road, dan Individual yang dapat diatur melalui kontrol fisik, layar sentuh, maupun perintah suara.
Khusus pada mode Individual, pengendara dapat menyesuaikan berbagai parameter kendaraan sesuai preferensi dan gaya berkendara masing-masing, menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan optimal di setiap perjalanan. Kemudahan pengaturan melalui voice command juga memungkinkan pengemudi tetap fokus di jalan tanpa harus melepaskan tangan dari kemudi.
Keandalan platform i-SWIFT juga telah dibuktikan melalui berbagai pengujian di kondisi nyata, termasuk medan off-road seperti lumpur, tanjakan curam, dan tikungan tajam.
Pengujian ini menunjukkan kemampuan kendaraan dalam menjaga stabilitas, respon tenaga, serta presisi handling dalam berbagai situasi ekstrem, sekaligus menegaskan bahwa inovasi engineering iCAR tidak hanya unggul secara konsep, tetapi juga teruji di lapangan.
Fleksibilitas ini memastikan iCAR dapat merespons kebutuhan pasar global yang beragam dengan tetap menjaga standar kualitas dan performa yang konsisten, sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih premium dan berkarakter. (Joule)