Oleh : Julfikri
Xpeng perluas teknologi AI fisik unggulannya, melalui pameran Auto China 2026. (sumber: Xpeng)
SoundandMachine.com (Tiongkok) - Xpeng hadir dalam Auto China yang diadakan pada tanggal 24 April hingga 3 Mei 2026 di Beijing, Tiongkok.

Baca Juga:
Auto China 2026: GAC Hadirkan Mobil Baru Berkualitas Tinggi Dengan Teknologi Canggih
(sumber: Xpeng)
Ekosistem dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan fisik atau Physical AI, menjadi fokus utama Xpeng dalam pameran Auto China 2026 ini, tepatnya Visual-Language-Action atau VLA 2.0 yang diluncurkan pada Maret 2026 lalu.
Baca Juga:
Sasar Konsumen Potensial di Utara Jakarta, XPENG Buka Dealer Baru Lagi
“Setelah 12 tahun, kami memasuki fase baru. Dari EV pintar hingga mobil terbang, chip AI Turing, model besar, robot humanoid, dan Robotaxi, kami terus mewujudkan visi kami melalui AI Fisik.” buka He Xiaopeng, Founder Xpeng dalam keterangan resmi (24/4/2026).
Di Auto China 2026, Xpeng merilis VLA 2.0 Intelligent Driving Report pertamanya, yang menawarkan analisis komprehensif tentang kinerja sistem di berbagai metrik utama, termasuk adopsi pengguna, keterlibatan, dan pengaruh pembelian.
Baca Juga:
Perdana Gelar Layanan Libur Lebaran, XPENG Gratiskan Pemeriksaan Pra Mudik
Sejak peluncuran demonstrasi VLA 2.0, hampir 100.000 konsumen telah berpartisipasi, mencapai tingkat kepuasan 98%.
Waktu rata-rata dari uji coba mengemudi hingga pemesanan telah menurun sebesar 44,7%, menandakan pergeseran pengemudian cerdas dari fitur nilai tambah menjadi pertimbangan pembelian inti.
Data penggunaan lebih lanjut menunjukkan keterlibatan pengguna yang kuat. Selama minggu pertama kepemilikan, 98,52% pengguna mengaktifkan fitur pengemudian cerdas setiap hari.
Hasil ini menunjukkan bahwa VLA 2.0 secara efektif mengatasi tantangan industri yang telah lama ada terkait dengan kemudahan penggunaan dan adopsi, memberikan pengalaman berkendara yang lebih intuitif dan andal.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa VLA 2.0 memainkan peran yang semakin penting dalam pengambilan keputusan konsumen.
Pemesanan Xpeng Ultra Series meningkat sebesar 118% dari bulan ke bulan, dengan kemampuan pengemudian cerdas tingkat lanjut menjadi pendorong utama konversi.
Xpeng juga mengumumkan perluasan berkelanjutan dari kemampuan skenario penuh, melalui fitur baru Campus and Underground Parking Safari, dijadwalkan akan segera dirilis. Fungsi-fungsi ini dirancang untuk menangani kasus-kasus ekstrem yang kompleks, termasuk kondisi cahaya rendah, cuaca buruk, ketiadaan data navigasi, dan jalan tanpa rambu, yang selanjutnya meningkatkan mobilitas cerdas ujung-ke-ujung.
“Di atas fondasi teknologi terintegrasi inilah kami mendorong masa depan mobilitas. Nilai sebenarnya dari mengemudi cerdas tidak hanya terletak pada kemampuan, tetapi juga dalam memberikan efisiensi yang lebih besar dan pengalaman yang lebih nyaman.” kata Xiaopeng.

(sumber: Xpeng)
Di Auto China, Xpeng memperkenalkan GX, kendaraan yang dirancang untuk era pengemudian otonom L4.
Diposisikan sebagai prototipe Robotaxi terintegrasi pabrik yang sepenuhnya dikembangkan sendiri pertama di Tiongkok dan ditujukan untuk produksi massal, GX mewakili tonggak penting.
Kendaraan ini dilengkapi hingga empat chip Turing, menghasilkan daya komputasi 3.000 TOPS, dan didukung oleh sistem VLA 2.0. Dibangun di atas arsitektur yang dirancang khusus untuk otonomi L4, GX menetapkan tolok ukur baru dalam kemampuan pengemudian cerdas.
Inovasi-inovasi ini menunjukkan kemajuan terbaru perusahaan dan strategi ekosistem terintegrasinya dalam physical AI. (Joule)