Auto China 2026: GAC Hadirkan Mobil Baru Berkualitas Tinggi Dengan Teknologi Canggih

  • Oleh : Julfikri

Sabtu, 25/Apr/2026 12:00 WIB
Mobil baru GAC dengan teknologi canggih dan berkualitas buatan tinggi di Auto China 2026. (sumber: GAC) Mobil baru GAC dengan teknologi canggih dan berkualitas buatan tinggi di Auto China 2026. (sumber: GAC)

SoundandMachine.com (Tiongkok) - GAC Group hadir dalam Auto China yang diadakan pada tanggal 24 April hingga 3 Mei 2026 di Beijing, Tiongkok.

Di Auto China 2026, GAC Group mengutarakan strategi globalisasi dengan teknologi dan kualitas buatan sebagai fokus utama, melalui perkenalan tiga model terbarunya.

Baca Juga:
Auto China 2026: Xpeng Perluas Ekosistem Teknologi AI Fisik

“Industri otomotif global bergerak melalui perubahan mayor yang didorong oleh konvergensi teknologi dan transisi energi. ” buka Feng Xingya, Chairman GAC Group dalam keterangan resmi (24/4/2026).

Baca Juga:
Tampilkan Inspirasi Modifikasi, Aion Coba Pertegas Standar Kenyamanan EV

(sumber: GAC)

Pertama, Aion i60 yaitu SUV keluarga yang didesain untuk menghilangkan kekhawatiran akan jangkauan.

Baca Juga:
Aion UT Tawarkan Desain Eropa dan Dimensi Kompak, Apa Saja Kelebihannya?

Mengusung Adimotion generasi baru, membuat Aion i60 memiliki daya jelajah hingga 1.240 km menurut perhitungan CLTC.

(sumber: GAC)

Kedua, Aion N60, mobil pertama di dunia dengan teknologi A A SiC e-drive dan Quark e-drive 2.0, yang meningkatkan efisiensi motor listrik hingga 99 persen.

(sumber: GAC)

Ketiga, GAC 7 dengan body on-frame yang bukan hanya nyaman untuk harian dan memiliki kemampuan off-road, tetapi juga daya tahan tinggi terhadap suhu minus 40 derajat.

Sementara untuk kualitas buatan, craftsmanship menjadi kata kunci agar tercipta kendaraan berkualitas tinggi dari segi durabilitas dan reliabilitas.

Ditambah kontrol kualitas yang ketat dalam arti ada cacat 0,01 persen saja sudah dianggap tidak layak edar.

Selain memperkenalkan produk dengan teknologi relevan serta durabilitas tinggi, GAC juga terus mendorong lokalisasi dengan memproduksi lokal di salah satu negara tujuan pasar. Menurut GAC, pabrik knock down di Eropa dan Indonesia berjalan efisien.

GAC sendiri sudah memiliki tim penelitian dan pengembangan secara global, hampir dari 6.000 talenta, didukung oleh dua negara dan empat lokasi.

“Untuk memenuhi kebutuhan yang beragam, insinyur dari Tiongkok, Eropa, dan Asia Tenggara bekerja bersama memperdalam integrasi kebutuhan masyarakat setempat, dan membawa solusi ‘satu negara satu strategi’ untuk masyarakat dunia.” kata Wei Haigang, President of GAC International.

Tak ketinggalan, GAC berkomitmen untuk menghadirkan teknologi canggih di setiap kendaraan terbarunya.

“GAC di sini bekerja bersama mitra global untuk membawa keuntungan dari kemajuan teknologi Tiongkok ke konsumen di seluruh dunia, dan bersama-sama membuat masa depan mobilitas lebih baik untuk semua.” pungkas Xingya. (Joule)