Model Legendaris Laris Manis, Sportscar Honda Prelude Unjuk Gigi di Indonesia

  • Oleh : Julfikri

Minggu, 03/Mei/2026 12:00 WIB
Sportscar Honda Prelude menunjukkan keistimewaannya di Indonesia, mulai dari nama legendaris hingga elektrifikasi. Sportscar Honda Prelude menunjukkan keistimewaannya di Indonesia, mulai dari nama legendaris hingga elektrifikasi.

SoundandMachine.com (Jakarta) - Ditengah isu penutupan dealer yang kerap menimpanya, PT. Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek Honda di Indonesia, masih bisa menunjukkan keistimewaannya.

Salah satunya dari penjualan sportscar hybrid Honda Prelude yang menunjukkan perubahan arah pemasaran kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Baca Juga:
Resmi Serah Terima Jabatan, Begini Pencapaian Presiden Direktur Honda di Indonesia

“Penerimaan yang sangat baik terhadap Honda Prelude mencerminkan bahwa arah pengembangan produk Honda ke depan tetap relevan dengan kebutuhan konsumen.” buka Masanao Kataoka, President Director PT. HPM dalam keterangan resmi (28/3/2026).

Baca Juga:
Layani Pelanggan di Momen Libur Lebaran, Bengkel Resmi Honda Tetap Buka

Ketika pertama diluncurkan ke Indonesia pada Januari 2026, HPM hanya bisa memberi petunjuk bahwa Prelude dijual kurang dari Rp. 1 Miliar. 

Hasilnya, dalam waktu 3 hari setelah perilisan, 100 unit alokasi awal langsung habis, dan sekarang sudah mencapai 280 pemesanan.

Baca Juga:
Akan Rilis Mobil Hybrid dan Listrik Baru, Kepercayaan Konsumen Jadi Fokus Honda

Tingginya permintaan juga terlihat dari sebaran pemesanan yang tidak hanya datang dari kota-kota besar di Pulau Jawa, tetapi juga dari berbagai wilayah lain seperti Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin, hingga Makassar.

Menjelang pengiriman unit Honda Prelude kepada konsumen di Indonesia yang dijadwalkan secara bertahap pada akhir Mei 2026, pada akhirnya PT. HPM mengumumkan harga resminya yaitu mulai dari Rp. 974,9 juta.

Mengusung konsep ‘Unlimited Glide’, Prelude dibuat dengan keseimbangan tinggi antara keramahan lingkungan, kepraktisan untuk pemakaian harian, dan rasa berkendara dinamis serta fun to drive khas Honda.

Prelude bermesin 2.000 cc dengan tenaga maksimum 139 PS di 6.000 rpm dan torsi maksimum 177 Nm di 4.500, dipadu motor listrik bertenaga 184 PS di 5.000 - 6.000 rpm dan torsi 315 Nm di 0 - 2.000 rpm, ke roda depan.

Dibanding pasar Jepang yaitu 141 PS di 6.000 rpm dan torsi maksimum 182 Nm di 4.500 rpm, tenaga mesin bensin Prelude pasar Indonesia lebih kecil.

Sistem hybridnya dilengkapi fitur S+ Shift yang menstimulasikan 5 rasa berkendara, dan menggunakan transmisi virtual 8-percepatan yang bekerja secara presisi untuk mengontrol kecepatan mesin saat berakselerasi atau deselerasi. 

Untuk kenikmatan berkendara, Prelude memakai sasis dan kaki-kaki Honda Civic Type R yang murni performa sporti, sehingga menghasilkan pengendalian responsif dan pengendaraan yang mulus, menciptakan sasis yang layak untuk mobil sport istimewa.

Kehadiran Prelude sendiri termasuk yang mendobrak pasar karena sekarang ini, untuk sportscar model dua atau tiga pintu, zamannya lebih ke bermesin pembakaran dalam murni dan berpenggerak belakang. 

Berbeda dengan tahun 1990-an hingga 2000-an, dimana sportscar berpenggerak depan masih menjamur, seperti selain Honda Prelude, ada Toyota Celica, Honda Integra, Hyundai Coupe, dan sebagainya.  

Namun tanpa diduga, kehadiran Prelude di Indonesia termasuk berhasil, sehingga mencerminkan bahwa arah pengembangan produk Honda ke depan tetap relevan dengan kebutuhan konsumen.

“Model ini menjadi representasi dari pendekatan elektrifikasi Honda yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga tetap mempertahankan karakter berkendara yang menjadi ciri khas kami.” pungkas Kataoka. (Joule)