Masa depan grup otomotif raksasa Stellantis tampaknya tidak sepenuhnya stabil. Mantan CEO-nya, Carlos Tavares, mengungkapkan bahwa perusahaan yang menaungi 14 merek global itu bisa saja mengalami perpecahan di masa depan.
Divisi baru ini merupakan sebuah creative agency, yang akan memberikan pelayanan terhadap berbagai konsumen atau merek (brand) secara global mulai dari transportasi, industri, manufaktur, dan berbagai bidang lainnya.
Nah bagi para pemilik mobil klasik, ada kabar baik dari Grup Stellantis. Sebab, mereka telah mengumumkan telah memproduksi lagi suku cadang baru untuk model mobil klasik (Heritage) yang dahulu pernah mereka pasarkan.