Oleh :
SoundandMachine.com (Tokyo) - Ada kabar buruk buat para calon pemilik Toyota Land Cruiser 300. Pasalnya, Toyota secara resmi mengumumkan bahwa pihaknya akan mengurangi kapasitas produksi Sport Utility Vehicle (SUV) tersebut akibat kurangnya beberapa suku cadang dan krisis semikonduktor global.
Kelangkaan semikonduktor atau chip dinilai sangat menghambat produksi, hingga menyebabkan proses distribusi produk Toyota termasuk Land Cruiser 300 di seluruh dunia pada bulan September ini, bakal menyusut hingga 40%.
Baca Juga:
Perdana Digelar di Indonesia, GR Car Meet Dihadiri Lebih dari 400 Mobil Toyota
Seperti dilansir dari Cars Guide, model yang paling terkena dampak krisis ini adalah Land Cruiser 300, bahkan, produksinya di Jepang akan dihentikan total dalam waktu dekat bila pasokan chip tak kunjung membaik.

Baca Juga:
Bukan Perusahaan Jepang, Toyota Gandeng CATL untuk Produksi Baterai Mobil Hybrid
"Kami mengakui bahwa tidak ada cara yang jelas untuk menebus waktu yang hilang akibat penghentian produksi," tulis produsen asal Jepang tersebut dalam keterangannya. Beberapa media otomotif internasional memprediksi, bahwa daftar tunggu (Inden) Land Cruiser 300 bisa mencapai empat tahun.
Toyota memang sangat kewalahan dengan permintaan Land Cruiser terbaru ini. Belum saja diluncurkan secara resmi, Toyota sudah mengantongi sekitar 20.000 pre-order, jauh melebihi kapasitas pengiriman hingga sebesar 400%. Itu berarti, hanya 5.000 pesanan yang sebenarnya bisa terpenuhi.
Baca Juga:
Debut ASEAN, Toyota Land Cruiser FJ Tampil di Bangkok International Motor Show 2026
Beberapa diler Toyota di Jepang juga telah mulai mengeluarkan perkiraan waktu tunggu dua hingga tiga tahun untuk varian tertentu, tetapi berpotensi dapat mencapai empat tahun untuk trim ZX dan GR Sport yang menjadi favorit.
Kedua trim itu sendiri menyumbang sekitar 90% dari semua pesanan di Jepang. Penundaan tersebut juga berdampak pada pasar ekspor. Untuk Australia, Toyota mengatakan tidak jelas berapa lama pelanggan harus menunggu.

"Pengiriman pelanggan dari Toyota Land Cruiser 300 yang sangat dinanti akan tertunda. Seperti yang disarankan sebelumnya, produksi Land Cruiser di Jepang telah dihentikan untuk sebagian Agustus dan sebagian besar September karena pembatasan Covid-19 di Asia Tenggara yang menyebabkan kekurangan suku cadang," sambung Toyota.
Sebagai informasi, Land Cruiser baru ini menggunakan versi ladder frame (GA-F) baru dari Toyota New Global Architecture (TNGA). Sasisnya 20% lebih kaku dari sebelumnya dan berkontribusi pada peningkatan kualitas berkendara. Bobotnya juga lebih ringan 200 kg dibandingkan pendahulunya.
Sebagai sumber tenaga, ia menggunakan mesin V35A-FTS 3.5 liter bensin twin-turbo V6 yang berasal dari Lexus LS 500. Mesin tersebut, sanggup menghasilkan tenaga sebesar 415 HP pada 5.200 rpm dan torsi 650 Nm dari 2.000 hingga 3.600 rpm. Sedangkan versi F33A-FTV 3.3 liter turbodiesel menghasilkan tenaga 309 Hp dan torsi 700 Nm. (EPS)