Oleh :
SoundandMachine.com (Jakarta) - Ikut serta dalam ajang IAA Mobility event 2021, perusahaan Micro Mobility Systems sekaligus memperkenalkan mobil listrik berbentuk unik bernama Microlino 2.0.
Dibandingkan dengan konsep awal, versi final Microlino memang terlihat beberapa perubahan. Desainnya sendiri terinspirasi dari BMW Isetta namun dengan nuansa yang lebih modern.
Baca Juga:
Tidak Melulu SUV, Hatchback EV Chery Q Akan Segera Hadir di Indonesia
Di bagian depan, terdapat strip lampu LED. Lampu depan itu terintegrasi ke kaca spion samping. Menariknya, mobil ini tidak memiliki gagang pintu. Bila ingin membuka pintu, bisa dilakukan dengan menekan tombol di bawah lampu depan.

Baca Juga:
Tembus 1.000 SPK, Wuling Eksion Diserahkan ke Pemilik Barunya. Ada Atlet Sepak Bola
Microlino memiliki powertrain listrik yang menghasilkan tenaga sebesar 17 hp atau 12,5 kW dan torsi 118 Nm, dengan tenaga puncak 25 hp atau 19 kW. Dari segi performa, kendaraan listrik yang memiliki bobot 435 kg (tanpa baterai) ini membutuhkan waktu lima detik untuk melaju dari 0-50 km/jam dan kecepatan tertinggi 90 km/jam.
Ada tiga opsi baterai lithium-ion untuk dipilih, dimulai dengan paket 6 kWh yang menyediakan jangkauan hingga 95 km. Selanjutnya adalah paket 10,5 kWh hingga 175 km, sedangkan opsi teratas adalah unit 14 kWh hingga 230 km.
Baca Juga:
Gandeng Mastercars, Ford Buka Service Center Satu-satunya di Serpong Tangerang

Meski baru diluncurkan, namun kabarnya lebih dari 24.000 pemesanan untuk Microlino telah diterima sejauh ini. Nampaknya Micro Mobility Systems akan kewalahan dengan permintaan ini, karena akan memakan waktu cukup lama bagi perusahaan untuk memenuhi pesanan.
Pasalnya, pabrik Micro Mobility Systems yang berlokasi di Turin, saat ini memiliki rencana kapasitas produksi hanya 7.500 unit per tahun. Pengiriman diharapkan akan dimulai di Swiss terlebih dahulu, diikuti oleh Jerman, dengan penjualan di seluruh Eropa akan dimulai selanjutnya. (EPS)