Tawarkan Ragam Inovasi, Ikatan Motor Indonesia Terus Merambah ke Segmen Non Otomotif

  • Oleh : Julfikri

Minggu, 08/Mei/2022 16:30 WIB
Booth Ikatan Motor Indonesia di pameran Indonesia International Motor Show Hybrid 2022 Booth Ikatan Motor Indonesia di pameran Indonesia International Motor Show Hybrid 2022

SoundandMachine.com (Jakarta) – Harus diakui, Ikatan Motor Indonesia (IMI) tidak lepas dari citra balap, karena memang induk dari semua cabang olahraga dengan kendaraan bermotor (motorsport). Namun di sisi lain, IMI juga menjadi pihak yang merangkul segala kegiatan otomotif di Indonesia.

Pasalnya, IMI memiliki 2 pilar yaitu olahraga dan hobi, serta beberapa program terkait otomotif non-motorsport, mulai dari kampanye keselamatan berkendara yang mengacu pada federasi otomotif internasional atau FIA, komunitas, dan sebagainya.

Baca Juga:
Sudah Dipesan 1.400 Unit, Harga Jual Mobil Listrik Hyundai Ioniq Resmi Diumumkan

Sekitar satu tahun terakhir, IMI terus berupaya untuk memperluas segmen otomotif non-motorsport, bahkan untuk tahun ini mulai menyasar ke masyarakat yang bukan penggemar otomotif sekalipun.

Baca Juga:
Dari Produk Hingga Mobil Display, Work Wheels Tampil All-Out di IIMS Hybrid 2022

Mulai tanggal 19 Juni 2021 silam, IMI mulai lebih fokus pada bidang otomotif non-motorsport melalui pengadaan Automotive Appreciation Night, atau penghargaan untuk pihak yang berperan di dunia otomotif non-motorsport.

“Jadi satu agenda baru kita untuk mendapatkan added value menjadi anggota IMI. Kami harus mensupport kegiatan prestasi yang ada, sementara non-prestasi kami harus mencanangkan sport automotive tourism.” buka Rifat Sungkar, Ketua Panitia IMI Automotive Appreciation Night kepada SoundandMachine di Ciputra Art Preneur (19/6/2021).

Baca Juga:
Tampil All Out, Suzuki Borong Penghargaan Prestisius di IIMS Hybrid 2022

Penghargaan tersebut diberikan kepada insan yang memberi kontribusi untuk memajukan dunia otomotif Indonesia di luar prestasi balap, dengan kategori figur otomotif, pengusaha muda di bidang otomotif, pembuat sejarah, event organizer, modifikator, dan figur gerakan otomotif.

“Mereka menurut kita sangat berjasa menyiarkan otomotif apapun bentuknya.” jelas Rifat.

Ketika berpameran di Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid pada tanggal 31 Maret hingga 10 April 2022 silam, IMI juga menunjukkan keseriusannya untuk memperluas segmen otomotif non-motorsport, dilihat dari booth dimana mobil jalanan lebih banyak dari mobil balap.

Mobil yang ada di booth IMI tersebut terdiri dari mobil modifikasi, mobil klasik, kei-car atau mobil mungil standar Jepang, supercar, hingga mobil listrik baterai.

“Di sini (IIMS Hybrid 2022) kita ibaratnya merepresentatifikan, mulai dari mobil listrik, mobil balap, mobil jalan raya. Sebetulnya tidak semua, tetapi sebagian mewakili.” tambah Tengku Irvan Bahran, mewakili IMI di pameran IIMS Hybrid 2022.

Di IIMS Hybrid 2022 IMI mulai menyasar segmen masyarakat yang bukan penggemar otomotif, melalui peluncuran aplikasi Gaspol!. Aplikasi tersebut menawarkan sejumlah benefit bagi seluruh pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor di Indonesia, baik penggemar otomotif maupun yang bukan.

Benefit tersebut antara lain asuransi jiwa apabila terjadi kecelakaan, lifestyle untuk berwisata terutama touring, dan sebagainya. Meski statusnya masih beta, Gaspol! akan terus menambah benefit untuk keanggotaannya.

“Tidak hanya masyarakat pencinta otomotif atau balap, tetapi untuk seluruh pengendara di tanah air, baik itu mobil maupun motor. Untuk biaya menjadi anggotanya pun, dari Rp. 150 ribu sekarang ada opsi cukup membayar Rp. 50 ribu setahun karena sampai seluruh lapisan masyarakat.” buka Eric Adimartana, Co-Founder aplikasi Gaspol!

Jadi seperti inilah perjuangan IMI selama setahun terakhir untuk terus memperluas segmen otomotif, bahkan sampai ke masyarakat yang bukan penggemar otomotif sekalipun. Biar bagaimanapun juga hidup tidak lepas dari mobilitas, dan disitulah IMI semakin menunjukkan perannya. (Joule)