First Impression: Melihat Lebih Dekat Mobil Imut Kei-car Suzuki Wagon R Smile di Indonesia

  • Oleh : Julfikri

Rabu, 11/Mei/2022 12:45 WIB
Suzuki Wagon R Smile hadir di Indonesia melalui importir umum Ivan`s Motor Suzuki Wagon R Smile hadir di Indonesia melalui importir umum Ivan`s Motor

SoundandMachine.com (Jakarta) – Bicara Suzuki Wagon R kepada masyarakat Indonesia, tidak lepas dari mindset mobil kompak Suzuki Karimun. Pertama, karena Karimun masuk Indonesia awalnya memakai basis Suzuki Wagon R Wide atau versi lebih besar dari kei-car Wagon R.

Kedua, terakhir kali PT. Suzuki Indomobil Sales merilis Wagon R mengemban nama Karimun dan kemudian pada generasi terakhirnya, namanya menjadi Karimun Wagon R. Namun, sebetulnya Wagon R adalah sebuah nama mobil mungil yang memiliki DNA berupa kelegaan kabin layaknya mobil dengan dimensi lebih besar.

Baca Juga:
Kendaraan Komersial Bertenaga Listrik Pertama di Indonesia ini Siap Dukung KTT G20

Salah satunya yang baru-baru ini didatangkan oleh importir umum Ivan’s Motor, yaitu Suzuki Wagon R Smile dengan spesifikasi Jepang dan dikategorikan sebagai kei-car. Dari sekian beragamnya model kei-car, mengapa Ivan’s Motor memilih Wagon R Smile?

“Di situ ada penawaran dari rekanan kita di luar, bahwa kita ada unit Wagon R Smile, kita dapat chance-nya dari luar. Untuk kei-car saat ini adalah Wagon R Smile yang stoknya ready dan bisa kita ambil.” buka Iskandarsyah, Marketing and Communication kepada SoundandMachine.com di Ivan’s Motor, Arteri Pondok Indah, Jakarta (9/5/2022).

Baca Juga:
Gandeng OLX Autos, IMX 2022 Akan Hadirkan Konten Modifikasi Berbasis Mobil Bekas

Dalam kesempatan ini kami melihat lebih dekat sosok Wagon R Smile lebih dekat. Impresi pertama kami melihat Wagon R Smile adalah terlihat mewah dari gril-nya, dan unik karena fascia membulat di bodi yang mengkotak.

Baca Juga:
Factory Visit Aki Massiv: Usung Teknologi Terkini, Produksi Indonesia untuk Pasar Otomotif Dunia

Kemudian untuk paduan warna seperti ini terlihat modis, tetapi karakternya lebih feminin. Namun sebetulnya Wagon R Smile tersedia beberapa pilihan warna sehingga lebih bisa menyesuaikan selera.

Masuk ke kabin, rasanya sangat lapang berkat bodi kotaknya, baik duduk di jok pengemudi maupun penumpang belakang.

Padahal Wagon R Smile panjangnya tidak lebih dari 3,4 meter, lebar tidak lebih dari 1,48 meter, dan tinggi tidak lebih dari 2 meter yang tak lain karena batasan dimensi keicar di Jepang.

Kemudian untuk desain interior, terasa homy dari desain jok depan yang menyatu antara pengemudi dan penumpang serta corak jok seperti sofa di rumah, dan juga unik karena bentuk dasbor dan panel instrumen dengan speedometer analog dan takometer digital.

“Head unitnya tidak ada karena yang kita dapat full Jepang, dan tidak bisa diubah bahasanya. Jadi daripada ada kendala nantinya, akhirnya kita tidak memasang head unitnya.” tambah Iskandarsyah.

Wagon R Smile juga memiliki fitur canggih, salah satunya pintu belakang sliding door elektrik, dan itupun bisa dibuka-tutup oleh pengemudi dengan menekan tombolnya.

Sayangnya, Wagon R Smile rem parkir masih foot brake, belum elektrik seperti kebanyakan mobil zaman sekarang.

Selain itu bagasi Wagon R Smile juga sangat kecil, dan itu wajar karena konsekuensi dirancang lebih mengutamakan penumpang. Memang bisa diperbesar volumenya dengan menekuk sandaran jok belakang, akan tetapi jadi mengurangi ruang untuk penumpang belakang.

Mesin yang digunakan berkapasitas 660 cc tanpa turbo sehingga bertenaga 49 PS, tetapi sistemnya mild hybrid dan menurut keterangan di website resmi Suzuki Jepang, motor listrik dengan tenaga 2,6 PS bekerja menekan konsumsi bahan bakar sekaligus memberikan performa.

Untuk harganya, Ivan’s Motor tidak berkenan untuk menyebutkan, akan tetapi sebelum kami hadir ke showroom-nya untuk melihat lebih dekat, ternyata sudah laku 1 dari 2 unit yang dihadirkan di showroom-nya.

“Ketika kita udah tahu mau bawa apa dari luar, loyal customer kita kasih tau, mereka bisa langsung bisa fast booking. Ketika barangnya udah nyampe itu udah di-DP atau dilunasi, langsung kita kirim ke rumah customer. Biasanya kalau mobilnya jarang, cepet-cepetan.” jelas Iskandarsyah.

Jadi penasaran nih, kira-kira harganya berapa ya? (Joule)