Dibanderol Rp 190 Jutaan, Wuling Air EV Lite Tambah Daya Jelajah Hingga 300 km

  • Oleh : Julfikri

Sabtu, 21/Sep/2024 18:00 WIB
Wuling Motors luncurkan varian ekonomis Air EV Lite dengan daya jelajah 300 km. Wuling Motors luncurkan varian ekonomis Air EV Lite dengan daya jelajah 300 km.

SoundandMachine.com (Jakarta) - Salah satu yang menjadi perhatian masyarakat dalam membeli mobil listrik adalah daya jelajah. Wajar saja, mengingat infrastruktur pengisian daya masih jauh lebih sedikit dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Tentu ada harga ada rupa, apabila membeli mobil listrik dengan daya jelajah jauh, harganya relatif mahal. Begitupun sebaliknya jika membeli mobil listrik dengan harga lebih terjangkau, daya jelajah pun menjadi pendek.

Baca Juga:
Hadirkan Karakteristik ala Eropa, Pabrikan Tiongkok Leapmotor Siap Hadir di GIIAS 2026

Melihat situasi seperti ini, Wuling Motors memutuskan untuk merilis mobil listrik entry level Wuling Air EV Lite, dengan daya jelajah lebih jauh yaitu 300 km.

“Masih adanya persepsi masyarakat yang menganggap kendaraan listrik, ada pula keresahan akan jarak tempuh yang ditawarkan kendaraan listrik belum bisa menjawab kebutuhan mobilitas harian.” buka Liu Yan, Marketing Operation Director Wuling Motors kepada SoundandMachine.com dalam konferensi pers di Mall Kelapa Gading (20/9/2024).

Baca Juga:
Andalkan BinguoEV Sebagai Armada, Wuling Resmi Berkolaborasi Dengan Grab

Dibanderol mulai dari harga Rp. 190 juta, Air EV Lite memiliki kapasitas baterai Lithium ferro-phosphate sebesar 26,7 kWh yang membuatnya memiliki daya jelajah hingga 300 km.

Itu berarti, jika dilihat dari kapasitas baterai dan daya jelajahnya, motor listrik Air EV Lite setara tipe tertingginya yaitu Air EV Long Range, sehingga masyarakat bisa menghemat sekitar Rp. 85 juta untuk Air EV dengan daya jelajah 300 km saja.

Baca Juga:
Belum Resmi Dijual di Indonesia, Mobil EV Baru Wuling ini Jadi Mainan di Toy Story

Berhubung berbasis Air EV Lite, tentu fiturnya jauh lebih sedikit dari Air EV Long Range. Sebut saja airbang hanya untuk pengemudi, tidak ada layar multimedia, rem parkir manual, dan warna mobil hanya single tone saja.

Sepertinya Air EV Lite Long Range lebih pas untuk pemakaian fleet, setidaknya untuk mengurangi frekuensi pengisian ulang, atau kalau memang ada kebutuhan bermobilitas dengan jarak cukup jauh, seperti sekitaran daerah aglomerasi Jabodetabek.

Dengan adanya varian Air EV Lite Long Range, pelanggan bisa menikmati mobil listrik dengan daya jelajah lebih jauh, dan hanya menambah sekitar Rp. 10,9 juta dari Air EV Lite varian daya jelajah 200 km. (Joule)