Oleh : redaksi
Mesin Suzuki Fronx yang akan diluncurkan ke Indonesia dalam waktu dekat.
SoundandMachine.com (Jakarta) - PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan meluncurkan SUV kompak Suzuki Fronx ke pasar Indonesia pada tanggal 28 Mei 2025 mendatang.
Fronx untuk pasar Indonesia akan memiliki dua varian mesin, dan keduanya sama-sama berkapasitas 1.500 cc
Baca Juga:
Beda dari Indonesia, Suzuki e Vitara Launching di Thailand Berpenggerak All-Wheel Drive
“Fronx akan mengadopsi dua powertrain yaitu K15B dan K15C dikombinasikan dengan mild hybrid yang akan memberikan performa lebih baik dan irit bahan bakar.” buka Arif Aditya, Head of Product and Accessories Development PT. SIS dalam sebuah pertemuan (22/4/2025).
Mesin hybrid Fronx merupakan kombinasi mesin bensin 1.500 cc berkode K15C dengan teknologi DualJet dan Integrated Starter Generator (ISG) dengan baterai Lithium-ion.
Baca Juga:
Penjualan Kendaraan Suzuki Melejit 64 Persen di Februari 2026, Dua Faktor Jadi Kunci
Kombinasi 1.500 cc K15C dan ISG akan membuat Fronx menjadi SUV kompak yang memiliki mesin minim getaran, hemat bahan bakar, dan ramah lingkungan.
Sementara untuk spesifikasinya, mesin K15C hybrid Fronx memiliki tenaga maksimum 100,6 PS di 6.000 rpm, torsi maksimum 135 Nm di 4.400 rpm, bore 74 mm, stroke 85 mm, rasio kompresi 12, dan valve train roller rocker jenis dual variable valve timing (VVT).
Baca Juga:
Konsisten Selama 15 Tahun, Suzuki Peduli Mudik 2026 Hadirkan 71 Titik Bengkel Siaga
Mesin hybrid ini termasuk sama dengan model Suzuki yang sudah lebih dulu dipasarkan yaitu Grand Vitara. Garansi baterai Lithium-ion yang akan diberikan untuk Fronx juga sama seperti Grand Vitara, yaitu 8 tahun atau 160.000 km, sehingga purna jualnya lebih terjamin.
Sementara transmisi yang digunakan untuk menyalurkan tenaga mesin ini adalah antara manual 5-percepatan, dan otomatis 6-percepatan torque converter.
Transmisi otomatis torque converter-nya membuat tenaga yang disalurkan lebih efisien dan lebih hemat bahan bakar saat berada di kecepatan tinggi. Ditambah, transmisi otomatis torque converter ini juga serupa dengan Grand Vitara.
Lebih menariknya lagi, mesin hybrid dan transmisi ini juga serupa dengan Fronx untuk pasar Jepang, sehingga kapabilitasnya sudah tidak diragukan lagi.
“Mesin K15C menggunakan transmisi 6-percepatan, anda dapat merasakan sensasi berkendara sporti dan dinamis.” jelas Yuji Morita, Chief Engineer Automobile Line B&C segment Div. Product Planning Suzuki Motor Corporation (SMC).
Kemudian untuk mesin bensin atau non-hybrid yang digunakan berkode K15B dengan kapasitas 1.500 cc. Meski tanpa ISG serta Lithium-ion, mesin ini memiliki tenaga dan torsi lebih besar dari varian hybrid dari segi spesifikasi.
Untuk spesifikasinya, mesin K15B memiliki tenaga 104,7 PS di 6.000 rpm, torsi 138 Nm di 4.400 rpm, bore 74 mm, stroke 85 mm, rasio kompresi 10,5 dan valve train Direct strike jenis intake VVT.
Mesin ini juga sama seperti model Suzuki yang sudah diluncurkan di Indonesia, yaitu Ertiga, XL-7, Baleno, dan Jimny, sehingga durabilitasnya sudah teruji, ditambah purna jualnya lebih terjamin.
Itu berarti Fronx akan memakai mesin yang handal, tangguh, ramah lingkungan, dan purna jual lebih terjamin karena garansi untuk baterai serta pengaplikasian di model Suzuki lain, sehingga memberikan ketenangan lebih untuk para pelanggan. (*)