Tampil di GIIAS 2025, Wuling Kenalkan Empat Teknologi Baru

  • Oleh : redaksi

Kamis, 24/Jul/2025 20:00 WIB


Soundandmachine.com (Tangerang) - Wuling Motors mengumumkan langkah strategis penting pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

 

Baca Juga:
Tren Pasar Bergeser, Vinfast Masih Optimis Dengan EV Kompak 3-Pintu

Tidak hanya meluncurkan medium SUV terbaru mereka, Cortez Darion, untuk pertama kalinya secara global, Wuling juga memperkenalkan empat inovasi teknologi yang akan menjadi pondasi masa depan mobilitas mereka di Indonesia.

Baca Juga:
Baru Masuk Tahun 2026, Teknologi Ini Jadi Andalan iCAR untuk Berkiprah di Indonesia

Empat Pilar Teknologi Masa Depan

Dalam presentasinya, Wuling menyoroti empat pilar teknologi baru yang siap diterapkan pada produk-produk masa depan.

Baca Juga:
Teknologi Pertemukan Berbagai Segmen, Jaecoo Land 2026 Sukses Diadakan

 

Wonder Flexible Modular System (WFMS) yaitu Platform modular ini dirancang untuk mendukung berbagai jenis sistem penggerak, mulai dari Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid, hingga Electric Vehicle (EV).

 

Platform ini memungkinkan efisiensi produksi serta fleksibilitas desain kendaraan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang dinamis.

 

Ling Power, Teknologi Plug-in Hybrid (PHEV) terbaru dari Wuling dimana Ling Power menempatkan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator.

 

Sistem ini dirancang untuk memberikan performa tinggi dengan efisiensi bahan bakar maksimal.

 

Selanjutnya teknologi yang dinamakan Ling OS. Sebuah sistem operasi kendaraan yang memungkinkan konektivitas digital penuh antara pengguna dan mobil.

 

Fitur utama termasuk perintah suara WIND (Wuling Indonesian Command), pengaturan kendaraan melalui aplikasi MyWuling+, serta pengawasan dan kontrol fitur kendaraan secara real-time.

Yang menjadi teknologi ke-4 adalah Magic Battery Pro. Sistem baterai berstandar tinggi yang mengusung prinsip Five Zero Safety, yakni nol risiko kebakaran, nol risiko meledak, nol risiko korsleting, nol risiko kerusakan akibat air, dan nol risiko kerusakan akibat tekanan tinggi.

 

Teknologi ini menekankan keselamatan dan ketahanan baterai dalam segala kondisi.

 

Integrasi ke Produk Domestik dan Masa Depan

Keempat teknologi tersebut akan mulai diimplementasikan pada Wuling Cortez Darion, yang juga diperkenalkan di GIIAS 2025 sebagai model pertama yang mengadopsi sistem-sistem baru ini.

Selanjutnya, teknologi serupa akan menjadi standar pada model-model Wuling berikutnya, baik untuk kendaraan berbasis ICE, hybrid, maupun full EV.

 

Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors menyebut, Wuling sadar bahwa selaku produsen otomotif tidak hanya fokus kepada produk, tapi perkembangan teknologi pun menjadi aspek penting yang dapat Wuling kontribusikan untuk pasar Indonesia.

 

"Oleh karena itu, dalam acara GIIAS tahun ini Wuling memperkenalkan teknologi terbaru. Teknologi ini dihadirkan guna menjawab kebutuhan konsumen seperti efisiensi, keamanan, dan juga konektivitas dengan kendaraan,” ujarnya.

Menjawab Kebutuhan Mobilitas Indonesia

Langkah Wuling memperkenalkan empat inovasi ini menjadi bagian dari strategi elektrifikasi yang disesuaikan dengan kondisi dan tren pasar Indonesia.

 

Dengan permintaan terhadap mobil yang semakin efisien, terkoneksi, dan ramah lingkungan, Wuling berharap bisa menghadirkan solusi otomotif yang relevan secara fungsional dan emosional bagi konsumen Tanah Air.

 

Pengunjung GIIAS 2025 yang ingin mengenal lebih dekat bagaimana teknologi ini diterapkan dalam produk nyata dapat mengunjungi booth Wuling di ICE BSD, Tangerang.

 

Wuling juga menampilkan lini kendaraan terbaru dan memberi gambaran langsung tentang masa depan mobilitas versi Wuling.

Empat teknologi baru ini menegaskan bahwa Wuling tidak hanya bersiap untuk menjual kendaraan, tetapi juga membangun platform teknologi otomotif yang akan mendefinisikan mobilitas di era elektrifikasi Indonesia. (*)