Agresif, BYD Targetkan Penjualan 1 Juta Unit di Pasar Global 2025

  • Oleh : Febri

Rabu, 01/Okt/2025 12:00 WIB


Soundandmachine.com (Jakarta) - BYD semakin agresif menancapkan dominasinya di kancah otomotif global.

Merek otomotif asal Tiongkok ini menargetkan penjualan 1 juta unit kendaraan listrik di pasar internasional pada akhir 2025, sebuah langkah besar untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama kendaraan listrik dunia.

 

Baca Juga:
Dari Masyarakat hingga Pemerintahan, BYD Sealion 7 Mendapat Pengakuan Secara Global

Dilansir dari laman news BYD Haka Auto (9/9/25), target ambisius ini disampaikan langsung oleh Li Yunfei, General Manager Brand & PR BYD. Strategi tersebut menjadi salah satu pilar utama dalam memperluas ekspansi global BYD di luar negeri.

 

Baca Juga:
Siap Jadi Luxury MPV Revolusioner, Denza D9 Generasi Baru Segera Hadir

Pertumbuhan Pesat Penjualan Global

Target besar tersebut bukan tanpa dasar. Pada 2024, BYD mencatatkan penjualan internasional sebanyak 417.204 unit.

Sementara itu, di paruh pertama 2025, angka tersebut bahkan sudah melampaui 472.000 unit, yang artinya BYD berpeluang menembus 944.000 unit hingga akhir tahun sebelum masuk 2026.

Baca Juga:
Gandeng Aktor James Bond, Denza Terus Perluas Jangkauan Ekspansi Global 2026


sumber: carnewschina

Strategi Pabrik dan Ekspor Internasional

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, BYD tidak hanya mengandalkan ekspor, tetapi juga mendirikan pabrik di berbagai negara.

Saat ini, BYD telah beroperasi di Uzbekistan dan Thailand, serta sedang menyiapkan fasilitas di Turki, Hungaria, Brasil, dan beberapa lokasi lain.

 

Langkah ini terbukti efektif. Bulan lalu, lebih dari 900 unit BYD Dolphin produksi Thailand berhasil diekspor ke Jerman, Belgia, dan Inggris. Strategi tersebut juga memungkinkan BYD terhindar dari tarif tambahan 20,7% di Uni Eropa, sehingga daya saing produknya tetap terjaga.

 

Dikutip dari idxchannel.com, Li Yunfei, Manajer Umum Branding dan Hubungan Masyarakat BYD, mengatakan, "Pengiriman internasional akan memberikan kontribusi yang lebih besar di tahun-tahun mendatang."

Dalam tujuh bulan pertama 2025, BYD telah mencatat total penjualan 2.458.914 unit, meningkat 26,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Di Indonesia, popularitas BYD juga semakin meningkat. Pada semester pertama 2025, BYD Indonesia telah menjual lebih dari 20.000 unit kendaraan listrik BYD dan Denza, dengan penguasaan pasar mencapai 54%. Kondisi ini turut mendorong Haka Auto memperluas jaringan outlet dan layanan purna jual.

Dengan strategi pembangunan pabrik internasional, diversifikasi produk, dan adaptasi terhadap kebijakan tarif, BYD tampaknya siap merealisasikan target 1 juta unit penjualan global pada 2025.

Jika tercapai, pencapaian ini akan menjadi tonggak sejarah baru sekaligus menegaskan posisi BYD sebagai pemimpin global industri kendaraan listrik. (Febri)