Oleh : Julfikri
BMW Group Indonesia adakan kompetisi kompetensi para teknisi dealer resmi yang menunjukkan transparansi dalam layanan purna jual.
SoundandMachine.com (Jakarta) - BMW Group Indonesia mengadakan kompetisi kompetensi para teknisi dealer resmi yaitu BMW Technician Excellence Competition 2025 pada tanggal 3 Desember 2025 di Brickhouse Fatmawati, Jakarta.
Untuk pertama kalinya BMW Group Indonesia mengundang awak media untuk menyaksikan jalannya kompetisi tersebut, menunjukkan kompetensi para teknisi dealer resmi BMW Group Indonesia sebagai bagian dari layanan purnajual atau aftersales pelanggan.
Baca Juga:
Tren Pasar Bergeser, Vinfast Masih Optimis Dengan EV Kompak 3-Pintu
“Teknisi kami dan mitra dealer berperan vital dalam menegakkan standar global BMW. Kepresisian, kedisiplinan, dan rasa jadi pelanggan yang kami lihat kualitasnya sama seperti BMW Service Center di seluruh dunia.” buka Mahalingam Maganderalingam, Director of Customer Support BMW Group Indonesia kepada SoundandMachine.com di lokasi acara (3/12/2025).

Baca Juga:
Baru Masuk Tahun 2026, Teknologi Ini Jadi Andalan iCAR untuk Berkiprah di Indonesia
Peserta BMW Technician Excellence Competition 2025 adalah 8 teknisi dealer resmi BMW Group Indonesia terpilih, dari 200 teknisi di seluruh Indonesia yang mengikuti seleksi.
Berhubung anak perusahaan BMW Group dan di Indonesia sudah ada dealer multi-brand, teknisi dealer resmi Mini juga diperkenankan untuk mengikuti seleksi.
Baca Juga:
Teknologi Pertemukan Berbagai Segmen, Jaecoo Land 2026 Sukses Diadakan
“Ini yang membuat spesial bahwa, sebagai BMW Group, mau teknisi Mini, mau teknisi BMW, sama. Kita semua bisa mengerjakan, pekerjaan di BMW maupun Mini. Saat ini BMW Group juga membuka dealer yang juga langsung multi-brand, jadi ada BMW dan Mini.” kata Hadi Hadad, Qualification and Training Manager BMW Group Indonesia.
Kualifikasi dalam seleksi tersebut terfokus pada membangun pondasi yang kuat, melalui ujian teori, diagnostik, dan teknologi BMW Group.
Menurut BMW Group Indonesia, fundamental ini berpengaruh karena setiap hasil perbaikan yang baik, dan diagnosis akurat dimulai dari pengertian teknis yang mendalam.
Untuk tahun ini, BMW Group Indonesia menggunakan alat diagnosa terbarunya yaitu RITA, yang memungkinkan teknisi mendiagnosa dari jarak jauh atau secara remote.
Alhasil, peserta yang terpilih dari BMW Astra Tebet (Jakarta), BMW Astra Cilandak (Jakarta), Plaza Mini Green Garden (Jakarta), BMW Astra Serpong (Banten), BMW Bestindo Bintaro (Banten), BMW Astra Surabaya (Surabaya), dan Plaza Mini HR Muhammad (Surabaya).
Penyelenggara menyediakan 8 unit BMW Seri-3 yang software-nya dibuat bermasalah oleh tim teknisi BMW Group Indonesia, untuk diperbaiki oleh masing-masing peserta BMW Technician Excellence Competition 2025.
Untuk memenangkan kompetisi ini, penilaiannya antara lain kemampuan memperbaiki masalah beserta kecepatannya, dengan standar prosedur operasional BMW Group Indonesia.

Seperti misalnya, sebelum mulai mendiagnosis dan memperbaiki, para peserta harus mengenakan sarung tangan, memasang fender cover, dan sarung setir agar kondisi mobil tetap terjaga.
Selama kompetisi berlangsung, ada dewan juri yang mengawasi untuk menilai gerak gerik para peserta BMW Technician Excellence Competition 2025.

Para peserta wajib membunyikan klakson panjang untuk menunjukkan bahwa perbaikan telah selesai.
Hasilnya, peserta dari BMW Astra Serpong terpilih sebagai juara, kemudian diikuti oleh BMW Astra Cilandak dan Plaza Mini Green Garden.
Diadakannya BMW Technician Excellence Competition 2025 yang mengundang awak media untuk menyaksikan jalannya kompetisi menunjukkan transparansi BMW untuk layanan aftersales dari segi kompetensi.

“Ini adalah peluang langka untuk melihat bagaimana teknisi kami mendiagnosis dan menyelesaikan masalah, dan mengobservasi bagaimana mereka berkomunikasi secara efektif dalam real time.” pungkas Peter Medalla, President Director BMW Group Indonesia. (Joule)