Oleh : redaksi
Suzuki andalkan mobil kompak XBee untuk survei pasar kendaraan hybrid di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
SoundandMachine.com (Jakarta) - PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) menunjukkan strategi multi-pathway untuk kendaraan rendah emisi karbon di Indonesia International Motor Show (IIMS) pada tanggal 5-15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Adapun strategi multi-pathway dalam hal ini adalah dengan memasarkan beragam kendaraan netral karbon, seperti mesin pembakaran dalam yang rendah emisi, kendaraan hybrid, hingga kendaraan listrik yang baru-baru ini diluncurkan di IIMS 2026 yaitu Suzuki e Vitara.
Baca Juga:
Beda dari Indonesia, Suzuki e Vitara Launching di Thailand Berpenggerak All-Wheel Drive
SIS memiliki rencana untuk menambah kendaraan hybrid-nya di Indonesia. Oleh karena itu SIS menampilkan crossover Suzuki XBee untuk survei pasar.

Baca Juga:
Penjualan Kendaraan Suzuki Melejit 64 Persen di Februari 2026, Dua Faktor Jadi Kunci
“Untuk memastikan kami terus memenuhi selera pasar Indonesia yang terus berkembang, kami juga menampilkan Suzuki XBee. Kami menghadirkan crossover unik ini sebagai model referensi untuk mendapatkan beragam opini dan masukan Anda.” buka Minoru Amano, President Director PT. SIS kepada SoundandMachine.com di lokasi acara (5/2/2026).
Berjenis kendaraan kompak, karena dimensinya melebihi batas kei-car di Jepang, XBee satu rancang bangun dengan model Suzuki yang sempat beredar di Indonesia namun sudah dihentikan pemasarannya, yaitu Suzuki Ignis.
Baca Juga:
Diduga Omoda C5 Facelift Tanpa Kamuflase di Jalanan Jakarta, Segera Meluncur?
XBee mengusung konsep kendaraan crossover yang menggabungkan desain unik dan interior lega untuk berbagai aktivitas.
Eksterior XBee mengusung motif persegi dengan sudut membulat untuk menciptakan kesan gagah layaknya sebuah SUV.

Kemudian untuk interior dengan dasbor yang memiliki konsol tengah dua tingkat serta panel dengan material menyerupai kulit dan jahitan, menimbulkan kesan berkualitas tinggi pada sebuah mobil kompak.
Ditambah, desain door trim trim dan panel instrumen terhubung untuk mempertegas kesan SUV serta menciptakan kesan lapang pada kabin.

Dengan dimensi mobil yang kompak, kabin XBee termasuk sangat lapang, dan itu tipikal mobil untuk pasar domestik Jepang. Menariknya, jok belakang bisa dimajukan dan dimundurkan untuk menambah ruang kaki atau ruang bagasi.
XBee memiliki fitur keselamatan aktif Suzuki Safety Support Dual Sensor Brake Support II yang bekerja memitigasi agar tidak terjadi benturan, melalui kombinasi gelombang milimeter radar dan kamera monokular sebagai alat pendeteksi.
Selain itu ada juga Adaptive Cruise Control (ACC) untuk kenyamanan dan keamanan di jalan tol yang bekerja agar mobil tetap berada di jalurnya.
Ditambah blind spot monitor dengan peringatan kepada pengemudi dalam kondisi seperti keluar dari parkiran, serta adaptive high beam system untuk meningkatkan visibilitas di malam hari.

XBee mengusung mesin 1.200 cc 3-silinder berkode Z12E bertenaga 80 PS di 5.700 rpm dan torsi 108 Nm di 4.500 rpm, yang dibantu oleh motor listrik mungil 3,1 PS dan torsi 60 Nm, dan disalurkan oleh transmisi CVT.
Berhubung ditampilkan dalam rangka survei pasar, tentunya belum ada harga jual untuk XBee yang tampil di IIMS 2026 ini. Namun demikian, kehadiran XBee akan menjadi feedback bagi SIS dalam menambah kendaraan hybrid yang baru.
“Masukan Anda akan membantu kami membentuk masa depan jajaran produk Suzuki di negara ini.” pungkas Amano. (*)