Siap Tempur di Pasar Jepang, Begini Spesifikasi Kei-Car Listrik BYD Racco

  • Oleh : Julfikri

Kamis, 19/Feb/2026 08:00 WIB
Kei-car BYD Racco yang akan siap tempur di pasar otomotif Jepang. Kei-car BYD Racco yang akan siap tempur di pasar otomotif Jepang.

SoundandMachine.com (Jepang) - BYD Auto Japan merilis spesifikasi resmi untuk kendaraan kei-car listriknya yaitu BYD Racco, setelah tampil perdana di Japan Mobility Show pada tanggal 30 Oktober - 9 November 2025 lalu.

Racco direncanakan dan dikembangkan sebagai kendaraan yang cocok untuk pasar Jepang, di bawah misi BYD yaitu ‘Cool the Earth by 1 degree’ atau mendinginkan bumi 1 derajat.

Baca Juga:
Dari Masyarakat hingga Pemerintahan, BYD Sealion 7 Mendapat Pengakuan Secara Global

“Ketika merencanakan kei-car, kami membentuk tim riset spesialis dengan perusahaan. Sebagai langkah pertama, melakukan perjalanan ke Jepang untuk riset bagaimana kei-car dipakai di Jepang.” buka Wang Jianwei, Person in-Charge BYD Minicar Project dalam website resmi (16/2/2026).

Baca Juga:
Siap Jadi Luxury MPV Revolusioner, Denza D9 Generasi Baru Segera Hadir

(sumber: BYD)

Pertama dari namanya, yaitu Racco yang memiliki arti Reliable (dapat diandalkan), Affectionate (keakraban), Clever (bijak), Cozy (nyaman), dan Ocean (laut). 

Baca Juga:
Gandeng Aktor James Bond, Denza Terus Perluas Jangkauan Ekspansi Global 2026

Seperti yang sudah menjadi tipikal, Racco tampil dengan bodi berbentuk kotak. Menurut BYD, bentuk persegi sama dengan efisiensi ruang sehingga menjadi yang utama.

Namun persegi tersebut dengan sudut yang sedikit membulat, menyatu dengan kota dan lebih dekat dengan orang sekitar. 

Sudut yang sedikit membulat tersebut dibuat dengan sentuhan filosofi desain BYD, yaitu ‘Estetika Laut’," terinspirasi oleh ketenangan dan kekuatan laut, cahaya berkilauan terpantul di permukaannya, dan cakrawala luas.

Kemudian untuk interior, termasuk tipikal kei-car Jepang namun ada alasan mengapa desainnya seperti ini.

Dasbor dirancang agar aman dan lembut saat disentuh, tuas persneling yang pas di telapak tangan, tombol fisik agar mudah dioperasikan, dan ruang penyimpanan untuk persoalan penempatan.

Misalnya, ada ruang vertikal untuk payung panjang, tempat khusus untuk kartu dan ponsel pintar yang sering digunakan, dan tempat yang nyaman untuk botol dan gelas plastik. Ini bukan tentang penampilan, tetapi tentang kegunaan.

(sumber: BYD)

Seperti eksterior, interior dengan sudut yang membulat ini bentukannya juga berasal dari sentuhan filosofi ‘estetika laut’ khas BYD.

Jok belakang Racco juga tipikal kei-car BYD untuk model bodi tinggi, dimana jok belakang bisa diatur sebagai ‘tempat duduk’ atau menambah kapasitas kargo dengan melipatnya.

Dengan satu motor listrik di depan, Racco dibuat dengan rasa berkendara yang halus saat berakselerasi, dan guncangan seminimal mungkin untuk memaksimalkan kenyamanan berkendara.

Baterai Racco tersedia dua varian, yakni 20 kWh untuk daya jelajah 200 km dan 30 kWh untuk daya jelajah 300 km. 

Belum ada keterangan resmi mengenai seberapa cepat baterai Racco bisa terisi, akan tetapi berdasarkan riset, dimana salah satunya adalah masyarakat Jepang menginginkan bagaimana baterai bisa terisi dalam waktu 30 menit, sambil berbelanja atau minum kopi.

“Aturan dasarnya adalah bersantai di rumah. Saat Anda berada di luar, Anda dapat ‘dengan cepat’ mengisi daya hanya sejumlah yang Anda butuhkan dalam 30 menit untuk berbelanja. Alih-alih ‘mengubah rencana Anda untuk mengisi daya.’, Anda dapat ‘mengisi daya sambil dalam perjalanan menuju rencana Anda.’” kata Jianwei.

Racco akan rilis di Jepang pada musim panas, yaitu antara bulan Juni dan Agustus 2026. (Joule)