Oleh : redaksi
Soundandmachine.com (Beijing) - Industri kendaraan listrik global kini memasuki tahap yang lebih matang, di mana fokus tidak lagi hanya pada ekspansi dan adopsi awal, tetapi pada kemampuan brand dalam mengeksekusi strategi dan menghadirkan produk secara nyata ke pasar.
Baca Juga:
Auto China 2026: Xpeng Perluas Ekosistem Teknologi AI Fisik
Perubahan fase ini terlihat dalam penyelenggaraan Auto China 2026 pada 24 April lalu, yang menghadirkan lebih dari 4.000 tamu internasional dari lebih dari 100 negara di booth Chery Group. Skala tersebut mencerminkan besarnya peluang sekaligus meningkatnya kompetisi di segmen New Energy Vehicle (NEV).
Baca Juga:
Auto China 2026: GAC Hadirkan Mobil Baru Berkualitas Tinggi Dengan Teknologi Canggih
Dalam momentum ini, LEPAS, brand premium NEV dari Chery Group, melakukan debut global dengan memperkenalkan strategi serta portofolio produknya. Bersamaan dengan itu, LEPAS juga mengumumkan dimulainya fase “Year of Delivery”, yang menandai percepatan realisasi produk ke berbagai pasar global.
Baca Juga:
Debut Perdana di IIMS 2026, iCar Dapat Respon Positif Catat 300 SPK Lebih
Mengusung tema “Elegance Moves the World”, LEPAS menghadirkan tiga model utama, yaitu LEPAS E6 EV, LEPAS E4 EV, dan LEPAS L6 PHEV. Ketiganya menjadi representasi kesiapan LEPAS dalam memperkuat brand, mengembangkan produk, serta memperluas jaringan global.

Chairman Chery Automobile Co., Ltd., Yin Tongyue, menyampaikan bahwa arah pengembangan perusahaan difokuskan pada kualitas, inovasi, dan kemitraan global, sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang, bukan semata pada peningkatan volume penjualan.
Sementara itu, Executive Vice President Chery Auto sekaligus President of Chery International, Zhang Guibing, menegaskan bahwa kepercayaan mitra global menjadi faktor penting dalam mempercepat ekspansi internasional. Melalui pendekatan “In somewhere, For somewhere, Be somewhere”, Chery terus memperkuat kehadirannya di berbagai pasar strategis.
Indonesia menjadi salah satu pasar yang mulai dipersiapkan. Kehadiran perwakilan LEPAS Indonesia di Auto China 2026 menjadi bagian dari langkah awal untuk mengkaji kesiapan produk sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan teknologi NEV ke pasar domestik.
Salah satu model yang akan segera hadir di pasar Indonesia adalah LEPAS E4 EV. Kendaraan ini dirancang untuk kebutuhan urban dengan pendekatan yang praktis dan efisien.

Dengan tenaga 160 kW, jarak tempuh hingga 500 km, serta dukungan fast charging, model ini menawarkan fleksibilitas untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah.
Kehadiran 21 fitur ADAS dan konektivitas juga memperkuat aspek keselamatan dan kenyamanan berkendara. Di sisi lain, LEPAS E6 EV mengusung pendekatan teknologi yang lebih komprehensif melalui fitur seperti VPD, H-NOA, Bosch IPB 2.0, serta AI Agent yang mendukung integrasi pengalaman berkendara secara menyeluruh.
Sementara itu, LEPAS L6 PHEV hadir untuk mengisi kebutuhan kendaraan hybrid dengan sistem Super Hybrid, yang memberikan fleksibilitas jarak tempuh tanpa ketergantungan penuh pada pengisian daya.
Model ini juga akan diuji melalui program Global Journey of Elegant Driving untuk memastikan performa dalam kondisi nyata.
Ketiga model tersebut dikembangkan di atas platform, LEX Platform dan mencerminkan filosofi produk LEPAS, yaitu Good-looking, Fun, Practical, and Enjoyable. Dalam jangka menengah, LEPAS menargetkan peluncuran hingga 10 model NEV dalam tiga tahun ke depan.
Sebelum tampil di Auto China 2026, LEPAS juga telah melakukan debut di Eropa melalui Milan Design Week sebagai bagian dari strategi ekspansi global yang terstruktur. Langkah ini akan dilanjutkan melalui penyelenggaraan Global Partner Conference pada 26–28 April 2026 serta penguatan ekosistem brand secara menyeluruh.
Dengan dimulainya fase “Year of Delivery”, LEPAS tidak hanya memperkenalkan arah strategi, tetapi juga menunjukkan kesiapan dalam tahap implementasi. Bagi Indonesia, perkembangan ini membuka peluang hadirnya pilihan kendaraan listrik baru yang semakin beragam, seiring dengan pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri. (*)