Lebih Banyak Kelas SQ, Ini Keseruan Kontes Audio I-CAN di WTC Matahari Serpong

  • Oleh : Julfikri

Jum'at, 09/Apr/2021 20:01 WIB


SoundandMachine.com (Tangerang), 4 April 2021 – Indonesia Car Audio Network (I-CAN) mengadakan kompetisi audio Sound Quality (SQ) di WTC Matahari Serpong, Tangerang, Banten dengan lebih banyak kelas SQ.

Dalam kontes tersebut, selain final ronde 2020 digabung dengan kualifikasi untuk 2021, juga adanya dua kelas spesial. Untuk ronde final 2020, harusnya diadakan di bulan Desember 2020, tetapi karena pandemi Covid-19, pada akhirnya ditunda dan digabung dengan kualifikasi untuk ronde pertama Jakarta 2021.    

“Makanya I-CAN selain final, kita punya kualifikasi round pertama Jakarta hari ini juga berbarengan, terus kami di waktu yang sama ada round di Banjarbaru, round Kalimantan.” buka Ibnu Khaldun kepada SoundandMachine di WTC Matahari Serpong (4/3/2021).

Bersamaan dengan final kontes sekaligus ronde kualifikasi tersebut, I-CAN membuka kelas spesial yakni Gue Jagoan Alpine dari brand Alpine Indonesia dan ARCS dari gerai Audio One.

“Saya sudah sosialisasi terhadap brand maupun toko yang mau bikin special class, I-CAN terbuka.” jelas Ibnu.

Gue Jagoan Alpine merupakan kelas dimana apabila ada peserta yang memakai produk Alpine seperti head unit dan processor akan mendapat keistimewaan apabila berhasil meraih piala.

Seharusnya, dari hasil kolaborasi dengan Alpine Indonesia, Gue Jagoan Alpine tidak berbarengan dengan event I-CAN karena pada dasarnya diluar kompetisi I-CAN reguler.

“Nanti kedepannya, ini baru satu konsep kita lagi meramu, bagaimana nanti Alpine Indonesia bersama CAN bikin event berbeda diluar event regular kita bisa bikin pertandingan tersendiri dan di beberapa kota di Indonesia dan nanti ada finalnya juga.” ungkap Ibnu.

Sementara ARCS yang merupakan gerai audio, mengajak para pelanggannya untuk berpartisipasi dalam kontes agar menjangkau pemain-pemain baru untuk bisa ikutan kompetisi audio.

“Kalau kita buka atau mereka bertanding dengan regulasi yang utuh, tentu mereka belajarnya lama. Makanya untuk mempermudah mereka bisa masuk car audio kompetisi kita bukain.” jelas Ibnu.

Terlaksananya acara seperti ini menjadi bukti bahwa pandemi Covid-19 tidak menyurutkan I-CAN untuk membuat kontes audio yang bukan hanya kompetitif tetapi juga menggaet para pemain baru.

“Jadi intinya di musim kompetisi yang pendek dan challenge kita dengan situasi PPKM dan Covid-19, kami tetap ingin melaksanakan program kami.” tutup Ibnu.

 

(Joule)