Oleh : Julfikri
Ilustrasi lini Daihatsu dengan platform Daihatsu New Global Architecture.
SoundandMachine.com (Jepang) - Daihatsu Motor Co., Ltd. (Daihatsu) baru-baru ini membuat pengakuan bahwa lini produksi dengan platform baru Daihatsu New Global Architecture (DNGA) telah dimanipulasi demi hasil crash test.
Meski tidak dijual dengan mereknya (Toyota dan Perodua), lini tersebut dikembangkan dan diproduksi oleh Daihatsu, sehingga dianggap menjadi pihak yang bertanggungjawab.
Baca Juga:
Lebih Mewah Dengan Tampilan dan Dapur Pacu Baru, Toyota Luncurkan New Hilux
Bahkan, mobil produksi Daihatsu Indonesia yaitu Toyota Agya juga disebut sebagai salah satu mobil yang terdampak manipulasi untuk hasil crash test.
Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku agen pemegang merek yang juga membangun pabrik di Indonesia dan menjadi salah satu basis produksi secara global, memberi tanggapan atas isu tersebut.
Baca Juga:
Beda Model Satu DNA, Tiga Mobil Baru BMW M Meluncur Sekaligus
“Terkait dengan hal ini, untuk Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia tidak terdampak terhadap masalah ini. Jadi pelanggan tetap dapat menggunakan kendaraan Daihatsu dengan aman dan nyaman.” buka Sri Agung Handayani, Corp. Planning & Communications Director PT. ADM saat dihubungi Tim Soundandmachine.com melalui WhatsApp (2/5/2023).

Baca Juga:
Booking Hanya Rp 5.000, SUV Plug-In Hybrid DFSK E5 Plus Cetak Ratusan Pemesan
(sumber: Daihatsu)
Menurutnya, lini yang disebut terdampak manipulasi antara lain, yaitu Toyota Yaris Ativ atau All-New Vios untuk pasar Indonesia, dan Toyota All-New Agya serta Perodua All-New Axia yang keduanya juga berbagi platform dengan Daihatsu All-New Ayla.
Untuk Yaris Ativ atau All-New Vios, unit yang disebut terdampak manipulasi merupakan produksi Thailand dan Malaysia mulai Agustus 2022 silam. Sekedar informasi tambahan, Daihatsu hanya terlibat dalam pengembangan dan produksi, tidak menjual dengan mereknya.
Kemudian untuk Perodua Axia, unit yang disebut terdampak manipulasi merupakan produksi Malaysia mulai Februari 2023 silam, dan sudah dilakukan uji tabrak ASEAN NCAP sebelum pernyataan manipulasi tersebut keluar.
Berikutnya untuk All-New Agya, yang diproduksi di Indonesia, unit terdampak manipulasi merupakan produksi Juni 2023 mendatang, untuk pasar ekspor ke Ekuador.

ADM menyebut bahwa unit untuk dipasarkan di Indonesia tidak terdampak, baik dengan merek Toyota maupun Daihatsu.
“Produk Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia tidak terdampak..” tegas Agung, sapaan Sri Agung Handayani.
Meski demikian, terkait persoalan tersebut, Daihatsu akan berkomitmen untuk membenahi proses produksinya. (Joule)