Masa depan grup otomotif raksasa Stellantis tampaknya tidak sepenuhnya stabil. Mantan CEO-nya, Carlos Tavares, mengungkapkan bahwa perusahaan yang menaungi 14 merek global itu bisa saja mengalami perpecahan di masa depan.
Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan profesional, PT Swadaya Harapan Nusantara menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan dan Penggunaan Alat Safety pada Forklift Listrik, bekerja sama dengan PT Famindo Alfa Spektrum Teknologi (FAST) sebagai mitra teknis.
Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, kembali mencuri perhatian setelah menampilkan mobil mungil terbarunya, BYD K-Car, tanpa kamuflase menjelang debut resminya di Japan Mobility Show 2025 pada 30 Oktober mendatang.